Bahan-bahan
Telur putih – albumin dan ovalbumin. Albumin yang merupakan pembentuk jaringan pada saat putih telur dikocok dan menjaring butiran-butiran udara. Namun jaringan ini sangat rapuh dan tidak dapat menahan udara yang mengembang pada saat dipanaskan. Ovalbumin yang berkoagulasi pada saat dipanggang memungkinkan busa putih telur untuk tetap kokoh setelah dipanggang.
Hints & tips: gunakan telur pada suhu ruang dan putih telur jangan terkontaminasi dengan minyak. Gunakan telur yang segar karena protein belum terurai dan mencegah terpisahnya cairan dari busa telur putih. Selain itu, putih dan kuning telur lebih mudah dipisahkan.
Gula – sebagai penambah rasa dan menstabilkan busa putih telur, terutama di dalam oven.
Hints & tips: gula jangan tercampur dengan tepung terigu atau bahan-bahan pencemar lainnya. Pastikan gula larut semuanya dengan putih telur, sampai gak ada bunyi kres-kres waktu diaduk.
Tepung maizena – sebagai penstabil putih telur supaya tidak berpisah dengan gula (weeping) setelah dipanggang.
Hints & tips: tepung maizena dapat ditambahkan setelah putih telur dikocok sampai soft peak yang kemudian dikocok sampai stiff peak.
Cocoa powder – sebagai variasi dari rasa.
Whipped cream – sebagai variasi penyajian.
Label: Tips


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda